Palangka Raya, beritadigital.net – Pertunjukan Sendratari “SAMAPTA” COTTA – MARA yang dilaksanakan bertempat di UPT Taman Budaya, Jalan Temanggung Tilung XIII, Palangka Raya pada Sabtu (19/10/2024) berlangsung dengan meriah.
Kepala UPT Taman Budaya Provinsi Kalteng, Wildae D. Binti dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini, merupakan kegiatan terakhir dari seluruh rangkaian kegiatan sendratari di UPT Taman Budaya pada Tahun 2024.
“Sendratari yang ditampilkan malam ini merupakan yang ketiga dilaksanakan, serta mengangkat kepahlawanan dan kebangsaan,” ujarnya.
Lanjutnya, sendratari ini diangkat pada Bulan Oktober bertepatan dengan HUT TNI pada 5 Oktober lalu, sesuai dengan tema sendratari dilaksanakan dalam rangka melestarikan dan mencintai seni budaya dari Kalteng.
Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalteng, Adiah Chandra Sari dalam sambutannya sekaligus membuka acara menyampaikan apreasiasi kegiatan ini.
“Kegiatan ini sebagai perwujudan kita dan karya seniman daerah dalam rangka mempertahankan eksistensi dan budaya bangsa,” ujar Adiah.
Lanjutnya melalui kegiatan ini Pemerintah terus berupaya memberikan perhatian dalam pengembangan kesenian daerah, sehingga mampu memberikan dorongan dan motivasi kepada pelaku seni agar lebih giat lagi meningkatkan kreativitas.
“Sehingga nantinya dengan pengembangan seni dan budaya, pada akhirnya dapat menarik para wisatawan baik nasional dan mancanegara untuk berkunjung ke Kalimantan Tengah,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut ia juga mengucapkan terima kasih, kepada semua pihak sehingga kegiatan sendratari ini bisa terlaksana.
Adapun kegiatan sendratari ini dipersembahkan dengan penampil diantaranya, Sanggar Seni dan Budaya (SSB) Marajaki, SSB Intan Manuah, Prodi Sendratasik UPR, SSB Igal Jue, Komunitas Mantaren Project, SSB Riak Renteng Tingang, Naura Band, Borneo Art Play, Dirumah Corps Shymphonia Senada Remaja Praja Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, Teater Pinggiran, Dwiki CJ, SSB Betang Batarung dan Dewan Kesenian Palangka Raya. (red)












