Example 728x250
BERANDABERITA KALTENGKEMBALI KEBERANDA

7.100 Personel Gabungan Diturunkan Untuk Mengamankan Pilkada Serentak di Kalteng

225
×

7.100 Personel Gabungan Diturunkan Untuk Mengamankan Pilkada Serentak di Kalteng

Sebarkan artikel ini

Palangka Raya, beritadigital.net – Sebanyak 7.100 personel gabungan TNI – Polri dengan rincian 5.200 anggota Polri dan 1.900 anggota TNI diturunkan untuk mengamankan Pemilihan Kepala Daerah serentak, khususnya di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Kapolda Kalteng Irjen Pol Djoko Poerwanto saat memberikan arahan, pada Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilkada Serentak bertempat di lapangan Barigas, Mapolda setempat pada Senin (25/11/2024), menyampaikan bahwa kehadiran TNI dan Polri hingga saat ini, menunjukkan bahwa negara hadir dan berdaulat.

‘Kita yakin mampu menunjukkan bahwa negara hadir dan berdaulat, salah satunya melalui pengamanan Pilkada serentak Tahun 2024,” ucap Kapolda.

Lanjutnya melalui pengamanan yang dilaksanakan, tentunya akan menciptakan keadaan yang aman nyaman damai, suatu tolak ukur keberhasilan. Pihaknya tentu dengan tegas menyampaikan untuk terus menghargai demokrasi di negara ini.

Ia juga menekankan pentingnya kesehatan para personel sangat dalam rangka melayani masyarakat khusunya pada saat pelaksanaan Pilkada.

“Jaga kesehatan dan bertekad kita adalah satu, TNI – Polri menjaga pemilihan pesta demokrasi agar berjalan dengan baik, yakin tugas ini dapat berjalan dengan baik dengan adanya komunikasi, koordinasi dan kolaborasi,” ujar Kapolda.

Sementara itu Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Iwan Setiawan yang juga hadir dalam apel tersebut menyampaikan apresiasi kepada Polda Kalteng, yang telah mempersiapkan segala sesuatu untuk pengamanan Pilkada serentak.
Pangdam

“Saya yakin dan percaya karena sudah melihat di lapangan, personel dan perlengkapan tentunya siap untuk diterjunkan di lapangan untuk mengamankan pilkada serentak, ” ujar Pangdam.

Ia juga menyampaikan bahwa TNI – Polri merusakkan Garda terdepan dalam menjaga proses demokrasi tetap berjalan. Serta ia berpesan agar para personel dapat bekerja dengan profesional dan menjaga netralitas.

Serta dapat melakukan sinergi di lapangan dalam rangka antisipasi segala bentuk potensi gangguan menjelang dan pada pelaksanaan Pilkada. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *