Palangka Raya, beritadigital.net – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah bergerak cepat mengatasi keterisolasian digital di ratusan desa.
Melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik), sebanyak 457 desa yang masih belum terjangkau jaringan internet atau masuk kategori blank spot, ditargetkan segera terhubung jaringan dalam waktu dekat.
Kepala Diskominfosantik Kalteng, Rangga Lesmana, menyampaikan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur internet ini merupakan bagian dari program prioritas 100 hari kerja Gubernur Kalteng.
“Ketersediaan akses internet di desa-desa sangat krusial, terutama untuk mendukung berbagai inisiatif digital yang tengah digalakkan pemerintah daerah,” ujarnya dalam kegiatan di Aula Jayang Tingang, Rabu (14/5).
Salah satu program unggulan yang bergantung pada ketersediaan internet adalah Huma Betang Center dan kartu Huma Betang. Program ini dirancang untuk mendukung pelayanan publik yang lebih tepat sasaran melalui pemanfaatan data digital secara terpusat.
“Seluruh data dari program tersebut akan kami kelola dengan sistem yang terintegrasi agar pelaksanaan kebijakan berjalan optimal,” jelas Rangga.
Tak hanya fokus pada infrastruktur jaringan, Diskominfosantik juga sedang mempersiapkan pembangunan pusat komando atau command center.
Fasilitas ini dirancang sebagai pusat kendali informasi dan pengawasan, memungkinkan pimpinan daerah memantau langsung situasi dari berbagai titik strategis di seluruh. (red)












