Example 728x250
BERANDABERITA KALTENGKEMBALI KEBERANDA

Buruh di Kalteng Tunjukkan Solidaritas Lewat Bakti Sosial di Hari Buruh

197
×

Buruh di Kalteng Tunjukkan Solidaritas Lewat Bakti Sosial di Hari Buruh

Sebarkan artikel ini

Palangka Raya, beritadigital.net – Peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei 2025 di Kalimantan Tengah berlangsung dalam nuansa damai dan penuh kepedulian sosial. Alih-alih menggelar aksi unjuk rasa seperti lazimnya, sejumlah serikat buruh dan serikat pekerja di provinsi ini memilih memperingati May Day dengan kegiatan bakti sosial berupa pembagian paket sembako kepada masyarakat.

Inisiatif ini melibatkan beberapa organisasi buruh, di antaranya Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Y Kalimantan Tengah yang diketuai Cornelis, DPD KSPSI JH Kalteng yang dipimpin Syamsul Kamar, serta Federasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan (FSP PP KSPSI AGN) Kalimantan Tengah yang dikomandoi Nasari.

Ketua DPD KSPSI JH, Syamsul Kamar, mengajak seluruh buruh untuk menjaga kondusivitas selama peringatan Hari Buruh berlangsung. Ia menyampaikan pentingnya semangat solidaritas tanpa harus menimbulkan keresahan publik.

“Selamat Hari Buruh Internasional untuk seluruh pekerja. Mari kita jaga ketertiban dan keamanan sebagai bentuk komitmen kita terhadap perjuangan buruh yang damai,” ujarnya pada Kamis (1/5/2025).

Hal senada disampaikan Cornelis dari DPD KSPSI Y Kalteng. Ia mendorong peringatan May Day dilakukan dengan cara-cara positif di lingkungan kerja masing-masing.

“Acara kebersamaan seperti makan bersama atau silaturahmi antarpekerja menunjukkan bahwa hubungan industrial di Kalteng berjalan harmonis. Ini menciptakan iklim kerja yang sehat dan kondusif,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua FSP PP KSPSI AGN, Nasari, mengingatkan agar Hari Buruh tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk kepentingan politik atau provokasi.

“May Day adalah milik buruh, bukan ajang kepentingan segelintir pihak. Aksi sosial ini adalah bentuk nyata kepedulian kami terhadap masyarakat,” tegasnya.

Melalui kegiatan bakti sosial tersebut, para buruh di Kalimantan Tengah menunjukkan bahwa perjuangan mereka tidak hanya soal hak dan upah, tetapi juga kepedulian terhadap sesama dan komitmen terhadap kedamaian. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *