Palangka Raya, beritadigital.net – Inspektorat Provinsi Kalimantan Tengah menyelenggarakan Rapat Koordinasi Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025 sebagai bagian dari upaya peningkatan tata kelola pemerintahan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
Rapat tersebut dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalteng, Herson B. Aden, yang hadir mewakili Plt. Sekretaris Daerah.
Ia menekankan pentingnya Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) sebagai wujud tanggung jawab kepala daerah kepada Pemerintah Pusat.
“LPPD merupakan instrumen penting untuk melaporkan pencapaian kinerja pemerintahan daerah serta pelaksanaan tugas pembantuan dalam satu tahun anggaran. Laporan ini harus disampaikan paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir melalui gubernur kepada Menteri Dalam Negeri,” jelas Herson dalam acara yang berlangsung di Aula Inspektorat Provinsi, Kamis (19/6/2025).
Herson juga menyampaikan apresiasi atas kedisiplinan seluruh pemerintah kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah yang telah mengirimkan LPPD Tahun 2024 melalui aplikasi SILPPD sebelum batas waktu 31 Maret 2025.
Ia menambahkan bahwa evaluasi EPPD 2025 menjadi krusial dalam memastikan seluruh daerah memiliki arah kebijakan dan program yang mendukung terwujudnya pemerintahan yang efektif dan akuntabel.
“Pada tahun 2023, Kabupaten Barito Selatan dan Kota Palangka Raya berhasil meraih status kinerja tinggi. Sementara itu, sembilan kabupaten lainnya berada pada kategori kinerja sedang. Namun, tiga kabupaten masih dalam kategori rendah, yakni Barito Timur, Barito Utara, dan Murung Raya,” ungkapnya.
Plt. Kepala Inspektorat Provinsi Kalteng, Eko Sulistiono, turut menegaskan bahwa LPPD juga menjadi dasar evaluasi bagi pemerintah pusat dalam menilai kinerja daerah, termasuk Pemprov sendiri yang dinilai oleh tim nasional.
“Untuk kabupaten/kota, kewenangan penilaian dilimpahkan kepada gubernur. Hasil evaluasi inilah yang menjadi dasar penyusunan skor kinerja tahunan masing-masing daerah,” kata Eko.
Ia berharap agar hasil penilaian tahun ini menunjukkan perbaikan signifikan dan seluruh daerah di Kalteng. (red)












