Palangka Raya, Beritadigital.net – Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) yang digelar Kerukunan Keluarga Dayak Dusun, Maanyan, Lawangan, dan Taboyan (KKD Dusmala-Tebama) Kota Palangka Raya tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi ruang pelestarian budaya melalui berbagai perlombaan bernuansa kearifan lokal.
Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat KKD Dusmala-Tebama Kota Palangka Raya, Jalan Kenari II Nomor 34 A, Sabtu (1/8/2026), menghadirkan sejumlah cabang lomba yang mengangkat bahasa dan budaya masyarakat Dusun, Maanyan, Lawangan, dan Taboyan.
Ketua Panitia, Brata Jaya, mengatakan berbagai perlombaan tersebut sengaja disiapkan untuk menjaga budaya daerah agar tetap dikenal oleh generasi muda, sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mempererat kebersamaan dan kekeluargaan warga Dusmala-Tebama sekaligus memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujarnya.
Selain cabang olahraga seperti bola voli campuran, biliar, catur, domino, remi, dan menembak, PORSENI juga mempertandingkan lomba vokal solo berbahasa Dusmala-Tebama, tanuhui cerita berbahasa Dusmala-Tebama, nyama unik/nyama anak iwek, serta Surah Kisuh atau stand-up comedy berbahasa Dusmala-Tebama.
Ketua Umum Kerukunan Warga Dayak Dusun, Maanyan, dan Lawangan (Dusmala) sekaligus Dusmala-Tebama Kalimantan Tengah, Bias Layar, berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap perlombaan dengan menjunjung tinggi sportivitas dan semangat persaudaraan.
“Junjung tinggi sportivitas, semoga kegiatan ini bisa mempererat tali silaturahmi di antara kita,” katanya.
Menurut Bias, pelaksanaan PORSENI setiap tahun menjadi salah satu upaya organisasi dalam menjaga kekompakan sekaligus melestarikan identitas budaya masyarakat Dusmala-Tebama. Ia berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan sebagai wadah mempererat hubungan antarsesama warga sekaligus mengenalkan budaya lokal kepada generasi penerus. (Zbl)












