Example 728x250
BERANDABERITA KALTENGKEMBALI KEBERANDA

Palangka Raya Gelar Musrenbang RPJMD, Dorong Pembangunan Inklusif dan Partisipatif

263
×

Palangka Raya Gelar Musrenbang RPJMD, Dorong Pembangunan Inklusif dan Partisipatif

Sebarkan artikel ini
Foto: Wakil Wali kota Palangka Raya Achmad Zaini, saat membuka acara Musrenbang RPJMD 2025 - 2030.

Palangka Raya, berita digital.net – Pemerintah Kota Palangka Raya menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2025–2029. Kegiatan strategis ini berlangsung di salah satu hotel di Kota Palangka Raya, Rabu (4/6/2025).

Dalam forum tersebut, Plt Sekretaris Bapperida Kota Palangka Raya, Dody Irawan, menyampaikan bahwa Musrenbang RPJMD menjadi langkah awal penting dalam menentukan arah pembangunan kota lima tahun ke depan.

“Forum ini adalah bagian dari proses perencanaan yang tidak hanya bersifat teknokratis, tapi juga mengedepankan partisipasi publik dan relevansi dengan kebutuhan warga,” ujar Dody.

Adapun visi pembangunan yang diusung untuk periode ini adalah: “Terwujudnya Kota Palangka Raya yang Semakin Maju, Modern, Berkelanjutan, dan Semakin Keren.”

Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, yang hadir mewakili Wali Kota, menjelaskan bahwa visi tersebut akan dijabarkan ke dalam lima misi utama pembangunan.

“Misi pertama adalah membangun sumber daya manusia yang sehat, unggul, adaptif, inovatif, bermartabat, dan religius,” katanya.

Zaini melanjutkan, misi kedua menitikberatkan pada penguatan ekonomi melalui pendekatan smart economy dan smart branding. “Kami ingin mendorong pertumbuhan ekonomi yang stabil, memperluas konektivitas global, serta mengembangkan sektor unggulan, termasuk pariwisata dan komoditas lokal,” jelasnya.

Misi ketiga, tambahnya, adalah pemerataan dan peningkatan kualitas infrastruktur yang ramah lingkungan. Fokusnya untuk mengurangi kesenjangan antara wilayah pusat kota dan pinggiran.

Sementara itu, misi keempat diarahkan pada penguatan stabilitas daerah, ketahanan sosial dan budaya, serta keberlanjutan ekologi. Misi kelima mencakup transformasi pelayanan publik melalui digitalisasi dan inovasi sistem informasi.

“Transformasi pelayanan publik ini akan berbasis teknologi, regulasi yang kolaboratif, dan sistem yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” pungkas Zaini.

Melalui Musrenbang RPJMD ini, Pemerintah Kota Palangka Raya berharap seluruh pemangku kepentingan dapat bersama-sama merumuskan kebijakan pembangunan yang inklusif, progresif, dan sesuai dengan tantangan zaman. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *