Example 728x250
BERANDABERITA KALTENGKEMBALI KEBERANDA

Sejumlah Komoditas Sebabkan Inflasi di Kalteng Pada Juni 2025

226
×

Sejumlah Komoditas Sebabkan Inflasi di Kalteng Pada Juni 2025

Sebarkan artikel ini
Foto: Suasana pers rilis yang dilaksanakan oleh BPS Provinsi Kalteng.

Palangka Raya, beritadigital.net — Tingkat inflasi month-to-month (m-to-m) atau inflasi Bulanan di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng pada Bulan Juni 2025 sebesar 0,32 persen dan tingkat inflasi year-to-date (y-to-d) pada Juni 2025 sebesar 1,08 persen.

“Inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Sukamara sebesar 1,39 persen dengan IHK sebesar 109,61,” ucap Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Kalteng, Agnes Widiastuti.

Hal tersebut ia sampaikan dalam siaran resmi statistik yang dilaksanakan bertempat di ruang pertemuan BPS Kalteng, Jalan Kapten Piere Tandean, Palangka Raya pada Selasa (1/7/2025).

Adapun inflasi terendah terjadi di Kabupaten Kapuas sebesar 0,90 persen dengan IHK sebesar 108,50. Selain itu pada Bulan Juni 2025 terjadi inflasi year-on-year (y-on-y) Provinsi Kalteng, sebesar 1,06 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 107,79.

Penyebab terjadinya inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 8,16 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,52 persen.

Lalu ada kelompok pendidikan sebesar 2,18 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 2,09 persen, kelompok kesehatan sebesar 1,40 persen, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 1,10 persen.

“Terakhir pada kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,54 persen dan kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,44 persen yang ikut andil dalam terjadinya inflasi,” tutur Agnes.

Sementara itu kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, diantaranya meliputi kelompok transportasi sebesar 0,67 persen, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,12 persen; dan kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,02 persen.

Secara spasial, 4 kabupaten/kota IHK di Provinsi Kalteng secara month to month seluruhnya mengalami inflasi. Inflasi month to month di Sampit tercatat sebesar 0,43 persen, Kabupaten Kapuas sebesar 0,46 persen, Kabupaten Sukamara sebesar 0,06 persen dan Kota Palangka Raya sebesar 0,19 persen.

Adapun komoditas yang dominan memberikan andil inflasi bulanan di seluruh Kab/Kota, yakni Bawang Merah dan Cabai Rawit.

Sementara itu beberapa fenomena pada bulan Juli 2025 yang menyebabkan deflasi/inflasi, antara lain Bawang Merah, berkurangnya pasokan/stok dari wilayah sentra menyebabkan kenaikan harga barang.

Lalu Beras, dalam rangka menghabiskan stok menjelang musim panen, harga beras lokal mengalami penurunan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *