Palangka Raya, Beritadigital.net — Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo membuka Musyawarah Daerah (Musda) VIII Angkatan Muda Pembaruan Indonesia (AMPI) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Ballroom Aquarius Hotel Palangka Raya, Minggu (14/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi forum organisasi untuk mengevaluasi program kerja, memperkuat konsolidasi internal, sekaligus menentukan arah kebijakan organisasi dan kepemimpinan AMPI Kalimantan Tengah untuk lima tahun ke depan.
Dalam sambutannya yang mewakili Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, Edy Pratowo menegaskan bahwa Musda memiliki peran penting dalam memperkuat eksistensi organisasi di tengah perkembangan zaman yang terus berubah.
“Musda bukan hanya agenda pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi forum untuk memperkuat komitmen organisasi dalam menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks dan dinamis,” ujarnya.
Menurutnya, organisasi kepemudaan memiliki tanggung jawab besar dalam menyiapkan generasi muda yang mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah maupun nasional. Karena itu, AMPI diharapkan dapat terus melahirkan kader-kader muda yang berintegritas, inovatif, dan memiliki kepedulian sosial.
“Pemuda harus menjadi motor penggerak perubahan, pelopor kemajuan, dan agen persatuan yang mampu menjaga harmonisasi di tengah keberagaman masyarakat Kalteng,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Fajri menjelaskan Musda VIII AMPI bertujuan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja periode sebelumnya sekaligus merumuskan rekomendasi organisasi sebagai pedoman pelaksanaan program pada periode mendatang.
Selain itu, forum tersebut juga menjadi sarana memperkuat organisasi AMPI di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah serta melaksanakan proses regenerasi kepemimpinan secara demokratis sesuai mekanisme organisasi.
Fajri menyebutkan peserta yang mengikuti Musda berjumlah 150 orang, terdiri atas pengurus DPD AMPI Provinsi Kalimantan Tengah, delegasi DPD AMPI kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah, serta unsur dewan pembina dan dewan penasihat sebagai peninjau.
Mengusung tema “Transformasi Peran AMPI dalam Memperkuat Kepemimpinan Pemuda, Demokrasi, dan Pembangunan Berkelanjutan di Era Digital”, Musda VIII diharapkan mampu mempererat sinergi antarpengurus AMPI se-Kalimantan Tengah sekaligus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah. (Zbl)












