Pangkalan Bun, beritadigital.net – Tim hukum pasangan Rahmat Hidayat dan Eko Soemarno mengajukan laporan resmi terhadap akun media sosial “Pbun.Parodi” ke Polres Kabupaten Kotawaringin Barat pada Senin (14/10/2024).
Laporan ini dilatarbelakangi oleh unggahan di akun tersebut yang dianggap menyebarkan fitnah terhadap Rahmat Hidayat dan keluarganya. Muhammad Taufik Hidayat, putra Rahmat, bersama advokat Eriansyah, bertindak sebagai pelapor.
Taufik, atau yang akrab disapa Fiki, menyatakan kekecewaannya terhadap tuduhan yang beredar. Akun “Pbun.Parodi” menuduh Rahmat Hidayat telah memaksa istrinya, Kartika Sari, untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai anggota DPRD Kotawaringin Barat. Fiki menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar.
“Keputusan ibu untuk mundur adalah pilihan pribadinya, tidak ada paksaan dari ayah saya. Ibu ingin lebih fokus mendukung ayah dalam mewujudkan visi untuk Kobar yang Berkah, Sejahtera, dan Bermartabat,” jelas Fiki.
Ia juga menekankan pentingnya etika dalam berpolitik dan berharap pemilik akun dapat lebih bijaksana dalam menyampaikan pendapat, agar tidak memicu perpecahan di masyarakat.
Kartika Sari, yang juga mengomentari isu ini, menegaskan bahwa keputusannya untuk mundur dari DPRD adalah sepenuhnya atas inisiatifnya sendiri. “Tidak ada paksaan dari suami saya. Saya memilih untuk mundur agar bisa lebih fokus membantu suami, dan ini adalah keputusan yang diambil setelah pertimbangan matang,” ujarnya kepada media.
Advokat Eriansyah, mewakili Tim Hukum Gerakan Rahmat Hidayat-Eko Soemarno (G-RHES), menegaskan bahwa laporan ini menunjukkan keseriusan timnya dalam menjaga integritas. “Ini adalah bukti bahwa kami tidak takut menghadapi berbagai serangan, termasuk fitnah. Kami berkomitmen untuk terus berjuang demi perubahan di Kotawaringin Barat,” ungkap Eriansyah.
Laporan ini juga menunjukkan bahwa pasangan Rahmat Hidayat dan Eko Soemarno tetap berfokus pada perjuangan politik demi kesejahteraan masyarakat Kotawaringin Barat, meskipun harus menghadapi tantangan berupa serangan di dunia maya. (red)












