Example 728x250
BERANDABERITA KALTENGKEMBALI KEBERANDA

Forum PTSP se-Kalteng 2025 Dorong Sinergi Perizinan dan Hilirisasi Ekonomi Daerah

212
×

Forum PTSP se-Kalteng 2025 Dorong Sinergi Perizinan dan Hilirisasi Ekonomi Daerah

Sebarkan artikel ini
Foto: Para stakeholder terkait berfoto bersama dalam acara, Forum PTSP se- Kalteng. (istimewa)

Palangka Raya, beritadigital.net – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menggelar Forum Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) se-Kalimantan Tengah (Kalteng) Tahun 2025 di Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya, Kamis (19/6/2025).

Forum ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi pelayanan publik di bidang investasi dan perizinan antar kabupaten/kota.

Forum dibuka secara resmi oleh Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Kalteng, Herson B. Aden, mewakili Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah, Leonard S. Ampung.

Dalam sambutannya, Herson menekankan pentingnya forum ini sebagai bagian dari upaya mempercepat transformasi ekonomi daerah melalui program hilirisasi.

“Forum ini menjadi momentum strategis untuk mendorong hilirisasi dan industrialisasi yang akan mengakselerasi visi Kalteng Berkah, Maju, dan Sejahtera,” ujarnya.

Ia juga menyoroti hilirisasi sebagai pilar ketahanan ekonomi nasional yang berfokus pada kemandirian pangan, energi, air, serta penguatan ekonomi hijau dan biru. Peserta forum diimbau aktif berdiskusi dan memperkuat kerja sama antardaerah.

“Kolaborasi dan pertukaran pengalaman menjadi kunci keberhasilan peningkatan pelayanan perizinan di daerah,” tambahnya.

Kepala DPMPTSP Provinsi Kalteng, Sutoyo, menyampaikan bahwa fokus hilirisasi di Kalteng diarahkan pada pengolahan bahan mentah menjadi produk bernilai tinggi, sebagai bagian dari transformasi ekonomi jangka panjang.

Namun, ia juga menggarisbawahi masih adanya berbagai hambatan dalam penerapannya, termasuk keterbatasan infrastruktur, kesiapan SDM, serta tantangan regulasi dan lingkungan.

“Rencana hilirisasi sudah sejalan dengan prioritas pembangunan Gubernur Kalteng yang tertuang dalam visi Huma Betang, khususnya Betang Maju yang mendorong pembentukan Delta Kalteng Ekonomi Eksklusif,” jelasnya.

Sutoyo menegaskan bahwa DPMPTSP Kalteng memiliki peran koordinatif lintas sektor dalam pelayanan perizinan dan pengawasan investasi, serta mengajak pelaku usaha agar patuh terhadap peraturan yang berlaku demi mendorong kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Hilirisasi bukan hanya soal produksi, tapi juga menyangkut keberlanjutan dan nilai tambah bagi daerah. Ini membutuhkan sinergi semua pihak, dari pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan ini turut diikuti oleh seluruh Kepala DPMPTSP kabupaten/kota se-Kalteng, dengan menghadirkan narasumber dari Direktorat Pelayanan Kementerian Investasi/BKPM RI dan Direktur Perwilayahan Industri Kementerian Perindustrian RI yang hadir secara virtual. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *