Barito Timur, beritadigital.net – Kampanye Akbar pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Barito Timur, Pancani dan Raran (Pancaran), yang digelar pada Sabtu (16/11/2024) di Lapangan Bola Lebo Ampah, berubah menjadi momen yang mengecewakan bagi pendukung yang hadir.
Mereka datang dengan harapan tinggi untuk bertemu langsung dengan Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep. Namun, yang terjadi justru jauh dari ekspektasi.
Sejak awal, kampanye tersebut telah dipromosikan secara besar-besaran dengan janji kehadiran Jokowi dan Kaesang. Media lokal, selebaran, dan berbagai kanal informasi lainnya memberikan informasi bahwa kedua tokoh tersebut akan hadir untuk mendukung pasangan Pancaran.
Namun, kenyataan di lapangan justru mengecewakan. Alih-alih menyambut kedatangan Jokowi dan Kaesang secara langsung, pendukung hanya disuguhi rekaman video berdurasi singkat yang berisi dukungan dari kedua tokoh tersebut.
Kecewa dengan kenyataan itu, banyak pendukung yang mulai meninggalkan lokasi kampanye lebih awal. Semula, Lapangan Bola Lebo Ampah yang penuh sesak perlahan-lahan menjadi sepi.
Salah seorang pendukung, Santo, mengungkapkan rasa kekecewaannya. “Kami datang dengan harapan bisa bertemu langsung dengan Pak Jokowi dan Mas Kaesang. Tapi ternyata yang ada hanya video. Kami merasa dibohongi,” ujar Santo dengan nada kecewa.
Santo bahkan akan mempertimbangkan kembali dukungannya terhadap Pancaran dalam Pilkada Barito Timur mendatang. “Kalau mereka sudah seperti ini sebelum terpilih, bagaimana nanti kalau mereka menang? Saya jadi ragu untuk memilih mereka,” lanjutnya.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari tim Pancaran mengenai alasan ketidakhadiran Jokowi dan Kaesang. Media yang hadir untuk meliput acara tersebut juga mengungkapkan kekecewaan mereka karena tidak ada informasi atau klarifikasi lebih lanjut mengenai situasi tersebut.
Bagi banyak pihak, momen kampanye ini yang semula diharapkan menjadi puncak dari mobilisasi massa, justru berisiko merusak kepercayaan publik.
Para pendukung yang datang dengan semangat besar kini menunggu penjelasan lebih lanjut dari tim Pancaran mengenai insiden ini, dan apakah mereka akan mengambil langkah untuk memperbaiki situasi yang terjadi.
Dalam dunia politik, salah satu elemen penting yang dibutuhkan oleh calon pemimpin adalah menjaga komunikasi yang baik dengan konstituen. Kekecewaan yang terjadi pada kampanye ini bisa menjadi ujian pertama bagi pasangan Pancaran dalam membangun kepercayaan publik menjelang Pilkada Barito Timur. (red)












