Example 728x250
BERANDABERITA KALTENGKEMBALI KEBERANDA

Kehadiran Polri di Kalteng Berperan Penting dalam Menjaga Iklim Investasi yang Aman

214
×

Kehadiran Polri di Kalteng Berperan Penting dalam Menjaga Iklim Investasi yang Aman

Sebarkan artikel ini
Foto: Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalteng, H. Rizky R. Badjuri (peci hitam) saat mengikuti peringatan Hari Bhayangkara ke- 79. (Istimewa)

Palangka Raya, beritadigital.net — Dinas Perkebunan (Disbun) Kalimantan Tengah (Kalteng) menyampaikan bahwa kehadiran Polri berperan penting, dalam menjaga iklim investasi yang aman.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Disbun Kalteng, Rizky Ramadhana Badjuri, bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang jatuh pada Selasa, 1 Juli 2025.

Rizky menyebut kehadiran Polri memiliki peran sentral dalam mendukung pertumbuhan sektor perkebunan sebagai salah satu tulang punggung ekonomi daerah.

“Atas nama seluruh jajaran Dinas Perkebunan Kalimantan Tengah, kami menyampaikan ucapan Selamat Hari Bhayangkara ke-79. Kami berharap Polri terus diberikan kekuatan dalam menjalankan tugas menjaga keamanan, khususnya di kawasan perkebunan,” ujar Rizky, Selasa (1/7/2025).

Ia menegaskan bahwa situasi yang stabil menjadi fondasi penting bagi kelancaran aktivitas investasi dan produksi di sektor-sektor utama seperti kelapa sawit, karet, dan komoditas perkebunan rakyat lainnya yang tersebar di berbagai kabupaten.

Rizky mendorong sinergi lintas sektor untuk terus diperkuat, baik antara pemerintah daerah, pelaku usaha, masyarakat, maupun aparat keamanan.

“Wilayah perkebunan perlu mendapat perhatian bersama agar proses produksi dan distribusi hasil perkebunan tetap berjalan tanpa hambatan serta aman dari potensi gangguan,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap berbagai upaya Polri dalam mendukung ketertiban di lapangan, termasuk melalui pengamanan aktivitas perkebunan dan kehadiran di wilayah-wilayah terpencil.

Rizky berharap peringatan Hari Bhayangkara dapat mempererat kerja sama antara Polri dan seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat sektor perkebunan sebagai bagian dari ketahanan ekonomi daerah. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *