Palangka Raya, beritadigital.net – Menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Tengah, Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalteng menegaskan komitmennya untuk terus siaga sepanjang tahun, tidak hanya saat musim kemarau.
Kepala Dishut Kalteng, H. M. Agustan Saining, menyampaikan bahwa jajarannya bersama masyarakat peduli api (MPA) telah menjalankan berbagai upaya preventif melalui patroli rutin dan pengawasan titik rawan karhutla.
Pernyataan tersebut ia sampaikan usai menghadiri Apel Siaga Karhutla yang digelar oleh Polda Kalteng di halaman Mapolda, Jumat (16/5/2025).
“Kami sangat mengapresiasi langkah Polri, khususnya Polda Kalteng, yang terus proaktif dalam pencegahan karhutla. Ini menjadi bentuk kesiapsiagaan bersama dalam melindungi wilayah kita dari kebakaran hutan dan lahan,” ujar Agustan.
Ia mengungkapkan bahwa meskipun status siaga karhutla secara administratif biasa dimulai sekitar bulan Maret atau April, pihaknya telah menetapkan siaga penuh sejak awal Januari. Menurutnya, kesiapsiagaan tidak boleh mengenal musim, mengingat perubahan cuaca bisa terjadi sewaktu-waktu.
“Sejak 1 Januari kami sudah siaga, mulai dari patroli, pengecekan peralatan, hingga penanganan langsung di lapangan. Posko kami selalu aktif dan berada di belakang kantor Dinas Kehutanan Provinsi,” jelasnya.
Agustan juga menyampaikan bahwa lebih dari 2.200 personel telah diterjunkan di seluruh wilayah Kalimantan Tengah. Dari jumlah tersebut, sekitar 700 merupakan personel dari Dishut sendiri, sementara sisanya berasal dari MPA dan petugas di Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH).
Untuk mendukung operasional di lapangan, Dishut Kalteng juga telah mempersiapkan peralatan pemadaman seperti kendaraan taktis, sepeda motor, pompa air portabel, selang, serta perangkat komunikasi radio HT yang tersebar di 18 Balai Taman Pengelolaan KPH (BTPKPH) dan kantor pusat.
“Kekuatan utama kami ada pada sinergi antara petugas KPH dan masyarakat peduli api yang berada langsung di lapangan. Kolaborasi ini terbukti efektif dalam merespons potensi karhutla secara cepat dan tepat,” imbuh Agustan.
Dengan langkah siaga yang telah dijalankan secara konsisten, Dishut Kalteng berharap potensi bencana karhutla tahun ini bisa ditekan serendah mungkin dan dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat dapat diminimalisasi. (red)












