Example 728x250
BERANDABERITA KALTENGKEMBALI KEBERANDA

Momentum Hari Lahir Pancasila, PDI Perjuangan Kalteng Serukan Persatuan dan Gotong Royong

230
×

Momentum Hari Lahir Pancasila, PDI Perjuangan Kalteng Serukan Persatuan dan Gotong Royong

Sebarkan artikel ini

Palangka Raya, beritadigital.net – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Tengah mengadakan upacara bendera yang berlangsung khidmat pada Sabtu pagi (1/6/2025). Kegiatan ini sekaligus menjadi pembuka resmi rangkaian Bulan Bung Karno yang akan berlangsung sepanjang Juni. Mengusung tema “Setialah Kepada Sumbermu” dan subtema “Kekuatan Kita Harus Tetap Bersumber Kepada Kekuatan Rakyat, Tetap Apinya Semangat Rakyat”, upacara diikuti oleh kader partai, tokoh masyarakat, serta sejumlah organisasi kepemudaan.

Ketua DPD PDI Perjuangan Kalteng, Arthon Dohong, dalam sambutannya menekankan bahwa Pancasila merupakan simbol utama dari keberagaman yang menyatukan bangsa Indonesia sejak awal berdirinya.

“Indonesia lahir dari kebhinekaan. Pancasila adalah perwujudan dari nilai-nilai kebersamaan, bukan dari keseragaman. Kita harus menjadikannya pedoman hidup, bukan sekadar simbol,” ujarnya usai pelaksanaan upacara.

Ia juga mengimbau seluruh elemen masyarakat di Kalimantan Tengah untuk terus menghayati dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, termasuk menjaga toleransi, melestarikan budaya lokal, serta merawat harmoni sosial.

Menurut Arthon, kekuatan Indonesia terletak pada semangat gotong royong dan toleransi yang menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas bangsa. Dalam konteks itu, ia menyatakan bahwa masyarakat Kalimantan Tengah harus mampu menjadi contoh dalam menjaga kerukunan dan keberagaman.

Upacara tersebut menjadi momen pembuka dari Bulan Bung Karno, yang akan diisi dengan berbagai kegiatan edukatif, sosial, dan kebudayaan yang bertujuan menggali kembali nilai-nilai perjuangan Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, khususnya dalam merumuskan dasar negara dan membangun nasionalisme.

PDI Perjuangan, kata Arthon, terus menegaskan pentingnya menjadikan rakyat sebagai sumber kekuatan utama perjuangan politik. Ia juga menyoroti tantangan zaman seperti menguatnya polarisasi sosial dan krisis identitas nasional, yang harus dihadapi dengan memperkuat semangat ideologis dan kebangsaan.

“Kesetiaan kepada rakyat bukan hanya prinsip partai, tetapi fondasi utama dalam menjaga keutuhan bangsa. Ini adalah panggilan ideologi yang harus terus menyala,” pungkasnya.

Upacara berlangsung lancar dengan semangat nasionalisme yang tinggi, memperlihatkan komitmen PDI Perjuangan Kalimantan Tengah dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai pilar utama kehidupan berbangsa dan bernegara. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *