Example 728x250
BERANDABERITA KALTENGKEMBALI KEBERANDAOLAH RAGA

Gubernur Kalteng Hadiri Kapolda Cup 2026, Diharapkan Jadi Ajang Pererat Silaturahmi Polri dan Masyarakat

2
×

Gubernur Kalteng Hadiri Kapolda Cup 2026, Diharapkan Jadi Ajang Pererat Silaturahmi Polri dan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Foto: Gubernur Agustiar Sabran menghadiri Kejuaraan Catur Kapolda Kalteng Cup Tahun 2026 yang digelar dalam rangka Peringatan HUT Bhayangkara Ke-80, bertempat di Aula Graha Bhayangkara Polda Kalteng. (Biro Adpim)

Palangka Raya, Beritadigital.net — Kejuaraan Catur Kapolda Cup 2026 yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80 resmi dibuka oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran di Aula Graha Bhayangkara Polda Kalteng, Jumat (19/6/2026). Ajang tersebut menjadi wadah mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui olahraga yang mengedepankan strategi dan kecerdasan.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan dalam laporannya menjelaskan bahwa peserta kejuaraan berasal dari personel kepolisian dan masyarakat umum yang memiliki minat serta kemampuan di bidang catur. Para peserta merupakan hasil seleksi berjenjang dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah.

Menurut Kapolda, pelaksanaan turnamen ini merupakan hasil kolaborasi antara Polda Kalteng dengan Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) guna memberikan ruang kompetisi yang sehat bagi pecatur daerah sekaligus memeriahkan peringatan HUT Bhayangkara ke-80.

Sementara itu, Gubernur Agustiar Sabran menilai olahraga catur memiliki nilai-nilai yang sejalan dengan tugas dan pengabdian Polri. Ia menyebut catur mengajarkan pentingnya strategi, kesabaran, disiplin, serta kemampuan mengambil keputusan secara tepat dalam berbagai situasi.

“Catur adalah olahraga pikiran yang mengajarkan kita tentang strategi, kesabaran, kedisiplinan, dan kemampuan untuk mengambil keputusan yang tepat di bawah tekanan. Ini sangat relevan dengan nilai-nilai semangat pengabdian Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata Agustiar.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kejuaraan tersebut sebagai sarana mengembangkan kemampuan sekaligus memperkuat persaudaraan. Menurutnya, kemenangan maupun kekalahan merupakan bagian dari proses kompetisi yang harus diterima dengan sikap sportif.

“Jadikanlah ajang ini untuk menguji kecerdasan dengan tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas, kalah dan menang adalah bagian dari proses, jalinan persaudaraan adalah yang utama,” ujarnya.

Melalui penyelenggaraan Kapolda Cup 2026, pemerintah daerah dan kepolisian berharap olahraga catur semakin berkembang di Kalimantan Tengah serta mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat bersaing pada tingkat yang lebih tinggi. (Zbl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *